459 Karung Beras Dikembalikan ke Bulog, 135 KK Jatimelati Tak Lagi Ditemukan
Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial (Kasi Kesos) Kelurahan Jatimelati, H Jaenudin Sebanyak459 Karung Beras Dikembalikan ke Bulog
Bekasi, HaloBekasi.com — Sebanyak 459 karung beras bantuan pangan dari Kelurahan Jatimelati, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi, dikembalikan ke Perum Bulog. Bantuan tersebut tidak tersalurkan setelah petugas tidak menemukan data penerima di lapangan.
Dari total 1.120 keluarga penerima manfaat (KPM) yang terdata, sebanyak 135 keluarga tidak mengambil bantuan. Berdasarkan pendataan di lapangan, sebagian penerima tidak ditemukan alamat yang tercatat, telah pindah alamat, maupun meninggal dunia.
Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial (Kasi Kesos) Kelurahan Jatimelati, H Jaenudin, mengatakan kondisi tersebut menjadi salah satu penyebab bantuan beras tidak seluruhnya tersalurkan kepada penerima yang tercatat dalam data.
“Dari data yang ada, ada penerima yang alamatnya tidak ditemukan, ada yang sudah pindah, dan ada juga yang sudah meninggal dunia,” ujar Jaenudin.
Selain persoalan perubahan data penerima, penyaluran bantuan juga tetap mengacu pada ketentuan Dinas Sosial. Penerima manfaat yang berhak memperoleh bantuan merupakan warga yang tercatat dalam kategori Desil 1 hingga Desil 4 sesuai data yang ditetapkan pemerintah. BPS Badan pusat Statistik.
Beras yang tidak tersalurkan kemudian dikembalikan kepada Bulog. Langkah tersebut dilakukan untuk menyesuaikan jumlah bantuan dengan kondisi dan data penerima di lapangan.
Jaenudin berharap pemutakhiran data penerima dapat terus dilakukan sehingga bantuan pemerintah benar-benar sesuai dengan kondisi masyarakat. Ia juga berharap cakupan penerima dapat dipertimbangkan berdasarkan data terbaru yang dimiliki di wilayah Jatimelati.
“Data masyarakat yang membutuhkan di wilayah Jatimelati yang layak menerima bantuan tetapi masuk di Desil 5 dan 6 . Kami berharap ke depan kategori penerima bisa dipertimbangkan hingga , tentunya berdasarkan data yang ada dan ketentuan pemerintah,” imbuhnya (Eg@)






Komentar via Facebook