Asah Karakter Lewat Kreativitas, 340 Siaga Jatisampurna Unjuk Gigi di PBS 2026
Ketua Mabiran kecamatan Jatisampurna Nata Wirya. Photo bersama para waka kuwaran kec Jatisampurna .
Bekasi, HaloBekasi.com – Lapangan Jatiranggon, Kota Bekasi, berubah menjadi arena uji ketangkasan dan kreativitas pada Sabtu (29/8/2026). Sebanyak 340 anggota Pramuka Siaga dari 29 pangkalan, yang mencakup SD negeri, swasta, hingga Madrasah Ibtidaiyah (MI) di wilayah Kecamatan Jatisampurna, mengikuti gelaran Permainan Besar Siaga (PBS) Tahun 2026.
Acara yang digagas oleh Kwartir Ranting Jatisampurna ini tidak sekadar berkompetisi meraih piala, melainkan menjadi wadah strategis untuk menempa karakter generasi muda melalui pendekatan ES-KIKO (Edukasi, Strategi, Kreativitas, Inovasi, dan Kolaborasi).
Camat Jatisampurna, Nata Wirya, selaku Kak Nambiran, secara resmi membuka kegiatan tersebut didampingi Lurah Jatiranggon. Kehadiran unsur pemerintah daerah ini menegaskan dukungan penuh terhadap gerakan kepramukaan sebagai mitra dalam pembentukan karakter bangsa. Keamanan acara juga terjamin berkat kolaborasi dengan 15 personel Linmas Kelurahan Jatiranggon, memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan kondusif.

Enam Mata Lomba Uji Ketangkasan
Ketua Ranting PBS Jatisampurna, Idis Sudisman, menjelaskan bahwa tahun ini peserta diuji dalam enam mata lomba yang dirancang untuk melatih keterampilan dasar sekaligus stimulasi indera. Keenam lomba tersebut meliputi Dad Kim (lomba memanah), lempar bola, puzzle tempat ibadah, tali-temali (pengenalan simpul), serta tes ketajaman indera penciuman dan penglihatan (Kim).
"Tujuan utamanya bukan sekadar prestasi, melainkan mendidik keterampilan dan memupuk karakter peserta didik. Prestasi hanyalah bonus," tegas Idis di sela-sela kegiatan.
Ia menekankan bahwa filosofi kepramukaan Siaga, yaitu usia 7 hingga 10 tahun (setara kelas 3 hingga awal kelas 5), menuntut pendekatan yang menyenangkan namun edukatif. "Kami berpegang pada acuan usia Siaga. Yang penting masih dalam rentang 10 tahun. Ini tentang bagaimana mereka belajar melalui bermain, berkolaborasi, dan berinovasi," tambahnya.

Kolaborasi Lintas Sektor
Keberhasilan penyelenggaraan PBS 2026 ini tidak lepas dari semangat kolaborasi yang diusung Kwarran Jatisampurna. Dengan melibatkan berbagai lapisan masyarakat dan pemerintah setempat, kegiatan ini membuktikan bahwa gerakan Pramuka mampu bergerak dinamis dan adaptif.
Melalui ajang ini, diharapkan para anggota Pramuka Siaga tidak hanya pulang membawa medali, tetapi juga menjadi teladan bagi rekan-rekan sebaya dalam hal kedisiplinan, kreativitas, dan kebersamaan. Sebagaimana semangat ES-KIKO, inovasi dan kerjasama menjadi kunci utama dalam mencetak generasi Siaga yang tangguh dan berkarakter di masa depan.* (Egi)






Komentar via Facebook