Kapolsek Pondok Gede: Pimpin Pengamanan Demo Premier Estate 2 Terpimpin, Zero Tolerance terhadap Anarkisme

Avatar photo

Tim Halo Bekasi - Admin

, 14 Agustus 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Kapolsek Pondok Gede: Pimpin Pengamanan Demo Premier Estate 2 Terpimpin, Zero Tolerance terhadap Anarkisme

Photo: dok HaloBekasi.com

Bekasi, HaloBekasi.com – Sebanyak 170 personel gabungan dari Polres Metro Bekasi Kota, Polresta, Satpol PP, dan Pemerintah Kelurahan Jatiwarna dikerahkan dalam posisi siaga penuh untuk mengamankan potensi adanya aksi demonstrasi terkait sengketa lahan di Perumahan Premier Estate 2, RT 05/RW 03, Kelurahan Jatiwarna, Kecamatan Pondok Melati, Jumat (14/8/2026).

Kapolsek Pondok Gede, Kompol Bambang Sugiharto, S.H., M.H., yang memimpin langsung apel gelar pasukan, menegaskan bahwa operasi pengamanan ini akan dijalankan secara terpimpin, proporsional, dan tanpa toleransi terhadap pelanggaran hukum.

Bambang menyatakan, aparat keamanan tidak akan bertindak represif selama massa demontran tetap berada dalam koridor hukum dan menyampaikan aspirasi secara damai. Namun, ia memberi peringatan keras bahwa segala bentuk anarkisme atau tindakan main hakim sendiri akan ditindak tegas sesuai prosedur penegakan hukum yang berlaku.

"Pendekatan kami jelas, jika aksi berdasarkan hak konstitusional dan prosedur hukum, kami kawal. Jika melanggar hukum, kami tegakkan. Tidak ada ruang bagi anggota untuk bertindak sendiri-sendiri (rogue element). Semua perintah operasional berpusat dan dipimpin langsung oleh Wakil Kapolres Metro Bekasi Kota," tegas Bambang dalam arahannya.

Untuk memastikan akuntabilitas dan disiplin tinggi, Kapolsek memerintahkan seluruh perwira dan anggota untuk tetap berada di area sterilisasi pasca-apel. Ia juga mewajibkan pelaporan kehadiran kepada Kasubag Propam Polres sebagai bagian dari pengawasan internal.

"Strategi kami ketat. Selesai apel, tidak ada personel yang meninggalkan pos. Kami menjaga objek vital dan lingkungan warga dari potensi gesekan horizontal," tambahnya.

Meski situasi tegang, aspek kemanusiaan dan keagamaan tetap menjadi perhatian. Bambang memberikan izin kepada personel Muslim dan warga sekitar untuk melaksanakan salat Jumat di masjid internal kompleks Perumahan Premier Estate 2, termasuk dirinya sendiri, dengan catatan kewaspadaan keamanan tetap dijaga.

Sengketa ini bermula dari klaim sepihak seorang warga bernama Madih atas sejumlah tanah di perumahan elit tersebut. Hingga saat ini, pihak Kelurahan Jatiwarna melalui kasi trantibum  Sigit Wahyu Jatmika mewakili Lurah Jatiwarna menyatakan belum menerima bukti dokumen valid berupa sertifikat atau akta kepemilikan dari pengklaim, sehingga status hukum tanah masih dalam tahap verifikasi sambil menjaga kondusifitas wilayah.* (Eg)