Anggaran Hampir 400 Juta, Proyek Pagar SMPN 24 Kota Bekasi Diduga Dikerjakan Tidak Sesuai Spek

Avatar photo

Tim Halo Bekasi - Admin

, 30 April 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Anggaran Hampir 400 Juta, Proyek Pagar SMPN 24 Kota Bekasi Diduga Dikerjakan Tidak Sesuai Spek

Bekasi, HaloBekasi.com – Proyek pemeliharaan rutin sarana dan prasarana di SMPN 24 Kota Bekasi yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) tahun 2026 kini menjadi sorotan tajam. Pembangunan pagar panel sepanjang 30 meter dengan tinggi 3 meter tersebut diduga dikerjakan asal-asalan serta mengabaikan standar keselamatan kerja.

Proyek yang menelan anggaran fantastis sebesar Rp373.352.000,- di bawah naungan Dinas Pendidikan Kota Bekasi ini dilaksanakan oleh kontraktor CV Savira Bangun Sejahtera. Namun, temuan di lapangan menunjukkan adanya ketidaksesuaian pada material yang digunakan jika dibandingkan dengan nilai anggaran yang dikucurkan.

Ironisnya, untuk menopang pagar panel dengan ketinggian mencapai 3 meter, pihak pelaksana terpantau hanya menggunakan besi polos dan besi ring (begel) ukuran 6. Selain itu, jarak antar ring dibuat cukup renggang yakni 15 cm, dengan kedalaman tanam tiang hanya 95 cm. Spesifikasi ini dikhawatirkan tidak akan mampu menjaga kekokohan bangunan dalam jangka waktu lama, mengingat beban pagar yang cukup tinggi.

Tak hanya soal kualitas material, aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) juga nampak diabaikan sepenuhnya. Para pekerja di lingkungan SMPN 24 Kota Bekasi tersebut terlihat tidak menggunakan perlengkapan safety saat bekerja. Kondisi ini diperparah dengan minimnya pengawasan langsung dari pihak Dinas Pendidikan selaku instansi terkait.

Salah satu pekerja di lokasi, Madun, mengaku hanya menjalankan instruksi tanpa mengetahui standar teknis material.

"Kita nggak tahu bang soal bahan dan kualitas seperti ini, ya kita cuma kerja saja," ungkapnya saat dikonfirmasi di lokasi proyek.

Pihak Pelaksana Sulit Dijumpai

Upaya konfirmasi kepada pihak pemberi kerja atau perwakilan CV Savira Bangun Sejahtera, Pennyo, tidak berjalan mulus. Saat berusaha ditemui untuk klarifikasi, yang bersangkutan mengelak dengan dalih sedang berada di luar.

Hingga berita ini diturunkan, publik mendesak Dinas Pendidikan Kota Bekasi untuk segera melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke SMPN 24. Hal ini penting guna memastikan penggunaan DAU 2026 benar-benar tepat sasaran dan tidak merugikan keuangan negara akibat kualitas bangunan yang meragukan.* (wan)