Bukan Sekadar Lomba, Pramuka SMPN 35 Bekasi Bentuk Karakter Siswa
Photo dok, HalloBekasi com
Bekasi,HaloBekasi.com — Kegiatan kepramukaan di SMP Negeri 35 Kota Bekasi tak sekadar diarahkan untuk mengejar prestasi dalam perlombaan. Di balik latihan dan persiapan kompetisi, para siswa dibekali nilai kedisiplinan, keberanian, tanggung jawab, serta kekompakan.
Hal itu terlihat dalam kegiatan pembinaan Pramuka yang digelar Gugus Depan Putra/ Putri SMP Negeri 35 Kota Bekasi sebagai persiapan menghadapi Lomba Tingkat (LT) II di Kecamatan Pondok Melati.
Ketua Gugus Depan SMP Negeri 35 Kota Bekasi, Maman, mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu mulai pukul 07.00 hingga 17.00 WIB.
Menurut dia, sebelum mengikuti perlombaan, para siswa terlebih dahulu mendapatkan pembekalan mengenai berbagai materi yang berkaitan dengan keterampilan dan lomba kepramukaan.
"Anak-anak kami bekali dengan materi-materi yang berhubungan dengan lomba. Jadi, sebelum mereka mengikuti lomba, mereka sudah memiliki bekal," ujar Maman.
Pembinaan tersebut, kata Maman, diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan diri siswa saat mengikuti Lomba Tingkat. Namun, tujuan yang lebih penting adalah menumbuhkan kecintaan peserta didik terhadap kegiatan Pramuka.

Ia berharap nilai-nilai yang diperoleh selama mengikuti kegiatan Pramuka tidak berhenti di lapangan latihan, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
"Kami ingin memotivasi anak-anak agar lebih mencintai Pramuka. Bagaimana Pramuka bisa menjadi bagian dari jati diri mereka sebagai Pramuka sejati yang senantiasa menerapkan disiplin, keberanian, dan tanggung jawab," katanya.
Siswa Kelas VII hingga IX Berbaur
Dalam pembinaan tersebut, Gugus Depan Putra SMP Negeri 35 Kota Bekasi melibatkan siswa dari kelas VII, VIII, dan IX.
Sebanyak delapan regu disiapkan untuk mengikuti kegiatan, terdiri dari lima regu putra dan tiga regu putri. Menariknya, pembagian regu tidak berdasarkan tingkatan kelas.
Siswa dari kelas VII, VIII, dan IX ditempatkan dalam satu regu. Pola tersebut sengaja diterapkan agar terjadi proses pembelajaran dan pendampingan antarsiswa.
Maman menjelaskan, siswa kelas VII yang baru mengenal lebih jauh kegiatan Pramuka dapat belajar dari kakak kelas yang sudah memiliki pengalaman.

"Regunya tidak dibuat berdasarkan jenjang kelas. Mereka berbaur dari kelas VII, VIII, dan IX. Adik-adik yang baru masuk kepramukaan bisa dibimbing oleh kakak-kakaknya yang sudah memiliki pengalaman," ujarnya.
Menurut Maman, pola tersebut juga menjadi bagian dari pembentukan karakter dan kepemimpinan. Siswa tidak hanya belajar mengenai teknik kepramukaan, tetapi juga belajar bekerja sama, saling membantu, dan bertanggung jawab terhadap kelompok.
Dengan pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan, Pramuka SMP Negeri 35 Kota Bekasi diharapkan mampu melahirkan siswa yang tidak hanya siap berkompetisi, tetapi juga memiliki karakter kuat dan mampu menerapkan nilai-nilai kepramukaan dalam kehidupan sehari-hari. (Egi)






Komentar via Facebook