Bantuan Beras untuk 1.120 KPM di Jatimelati Disalurkan Bertahap, Kelurahan Pastikan Tepat Sasaran
Photo, Kasi kesos kecamatan bersama kasi kesos kelurahan Jatimelati kec Pondok melat dan staf Bulog
Bekasi, HaloBekasi.Com — Pemerintah Kelurahan Jatimelati, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi, menyalurkan bantuan pangan berupa beras kepada 1.120 keluarga penerima manfaat (KPM), Jumat (4/9/2026).
Sebanyak 3.360 kilogram beras disiapkan dalam penyaluran tersebut. Bantuan merupakan program bantuan pangan dari Kementerian Sosial yang diberikan untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat penerima manfaat.
Kasikesos Kelurahan Jatimelati, Jaenudin S.Ag., mengatakan distribusi dilakukan secara bertahap karena keterbatasan tempat penyimpanan beras di wilayah kelurahan.
"Penurunan beras dilakukan dua tahap karena keterbatasan tempat. Tahap pertama sudah dilakukan Kamis dan rencananya tahap berikutnya pada Sabtu atau Minggu," ujar Jaenudin.

Untuk menghindari penumpukan dan memudahkan warga, pengambilan bantuan juga diatur berdasarkan wilayah rukun warga (RW).
Penerima manfaat dari RW 2, RW 3, dan RW 5 dijadwalkan mengambil bantuan pada Jumat. Sementara penerima dari RW 4 dan RW 6 dijadwalkan pada Senin.
Jaenudin mengatakan pihak kelurahan berupaya memastikan proses distribusi berlangsung tertib sehingga bantuan benar-benar diterima warga yang terdata sebagai penerima manfaat.
"Harapannya tentu penyaluran ini berjalan lancar dan bantuan dapat diterima oleh seluruh penerima manfaat," katanya.
Bantuan yang Tak Diambil Tak Langsung Dialihkan
Kelurahan Jatimelati juga menerapkan mekanisme distribusi yang lebih ketat terhadap bantuan yang tidak diambil penerima.

Bantuan tidak langsung diberikan kepada warga lain apabila penerima tercatat pindah alamat, meninggal dunia, atau tidak diketahui keberadaannya.
Beras yang tersisa terlebih dahulu akan disalurkan kepada penerima dari data cadangan yang telah ditetapkan Bulog. Apabila masih terdapat sisa, bantuan selanjutnya dapat disalurkan kepada masyarakat yang masuk kategori tidak mampu sesuai ketentuan yang berlaku.
Menurut Jaenudin, pemutakhiran data penerima manfaat menjadi bagian penting agar program bantuan pangan tidak salah sasaran.
"Kami khawatir ada warga yang secara kondisi memang tidak mampu, tetapi masuk dalam desil yang lebih tinggi sehingga tidak mendapatkan bantuan. Karena itu, data penerima manfaat perlu terus diperbaiki agar bantuan tepat sasaran," ujarnya.
Ia berharap proses pembaruan data dapat dilakukan secara berkelanjutan sehingga warga yang benar-benar membutuhkan tidak luput dari program bantuan pemerintah.
Penyaluran Serentak di Kecamatan Pondok Melati
Sementara itu, Kasikesos Kecamatan Pondok Melati, Nahwan Nawan, mengatakan penyaluran bantuan pangan di sejumlah kelurahan di wilayah Kecamatan Pondok Melati berjalan lancar.
Monitoring dilakukan di beberapa wilayah, antara lain Kelurahan Jatirahayu, Jatimelati, Jatimurni, dan Jatiwarna.
"Alhamdulillah, tadi sudah kami monitor ke wilayah-wilayah yang ada di Kecamatan Pondok Melati. Penyalurannya berjalan lancar, baik di Jatirahayu, Jatimelati, Jatimurni maupun Jatiwarna," kata Nahwan.
Ia mengatakan warga penerima manfaat juga terlihat antusias mengambil bantuan yang disalurkan secara serentak tersebut.

Bantuan berupa beras sebanyak 10 kilogram per karung itu diperuntukkan bagi kebutuhan tiga bulan, yakni Juli, Agustus, dan September. Dengan demikian, setiap KPM menerima tiga karung beras atau total 30 kilogram.
"Per KPM mendapatkan tiga karung, masing-masing 10 kilogram. Untuk jumlah keseluruhan penerima di Kecamatan Pondok Melati sekitar 7.940 penerima manfaat," ujarnya.
Nahwan menambahkan, pemerintah kecamatan bersama kelurahan terus melakukan pemantauan untuk memastikan proses distribusi berjalan sesuai data penerima dan ketentuan yang telah ditetapkan.
Penyaluran bantuan pangan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban kebutuhan masyarakat sekaligus memastikan bantuan pemerintah diterima kelompok masyarakat yang benar-benar membutuhkan. (Egi)






Komentar via Facebook