Meriahkan HUT RI ke-81, Anak-anak Prajurit Yon Arhanud 10/ABC Gelar Lomba Tradisional di Jakarta Selatan
Photo dok, HaloBekasi.com
Jakarta, HaloBekasi.com– Lapangan Stadion Gagak Hitam di Kompleks Batalyon Arhanud 10/ABC, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, berubah menjadi arena penuh suka cita, Senin (17/8/2026).
Di tengah peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, anak-anak dari keluarga prajurit satuan tersebut turut memeriahkan suasana dengan menggelar berbagai perlombaan tradisional.
Sejak pagi hari, gelak tawa dan sorak-sorai penonton memecah keheningan kompleks militer tersebut. Antusiasme terlihat jelas pada wajah-wajah peserta yang berasal dari berbagai kelompok usia. Agar kompetisi berjalan adil dan sesuai kemampuan, panitia membagi peserta ke dalam beberapa kategori, mulai dari tingkat PAUD dan TK, siswa SD kelas 1-4, hingga gabungan SD kelas 5-6 dan SMP kelas 1.
Beragam permainan rakyat menjadi daya tarik utama acara tahun ini. Rangkaian lomba meliputi makan kerupuk, lari kelereng, memindahkan bendera, hingga balap karung untuk kategori putra.
Dalam lomba makan kerupuk, peserta ditantang menghabiskan kerupuk yang digantung tanpa bantuan tangan. Sementara itu, lomba lari kelereng menguji konsentrasi dan keseimbangan anak-anak agar kelereng di atas sendok tidak terjatuh saat berlari.
Keseruan semakin memuncak saat lomba memindahkan bendera dan balap karung berlangsung. Para peserta berlari sekuat tenaga membawa bendera kecil menuju garis finis. Pada sesi balap karung, sejumlah peserta sempat terjatuh saat melompat-lompat di dalam karung. Namun, mereka dengan sigap bangkit dan kembali mengejar ketertinggalan, aksi yang disambut tepuk tangan dan tawa para orang tua yang menyaksikan dari pinggir lapangan.
Bagi keluarga besar Batalyon Arhanud 10/ABC, kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan untuk memeriahkan Agustus. Lebih dari itu, momen ini dijadikan sarana penanaman nilai-nilai karakter seperti sportivitas, keberanian, kekompakan, dan semangat pantang menyerah sejak usia dini.
Keceriaan anak-anak di bawah naungan kibaran Merah Putih tersebut menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan dapat terus diwariskan melalui hal-hal sederhana: bermain, bersaing secara sehat, dan tumbuh bersama dalam ikatan kebersamaan.*
Editor: Egi Adetya






Komentar via Facebook