Di Tengah Luka Gempa, Korbrimob Hadir Pulihkan Harapan Warga Manggarai

Avatar photo

Tim Halo Bekasi - Admin

, 19 Agustus 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Di Tengah Luka Gempa, Korbrimob Hadir Pulihkan Harapan Warga Manggarai

Photo dok, HaloBekasi.com

Manggarai NTT, HaloBekasi.com — Lima hari setelah gempa bumi mengguncang Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, upaya pemulihan terus dilakukan. Di tengah warga yang masih bertahan di pengungsian, SAR Korbrimob Polri tak hanya menjalankan tugas tanggap darurat, tetapi juga menghadirkan pendampingan untuk membantu memulihkan kondisi psikologis dan rasa aman masyarakat.

Pada Rabu (19/8/2026), personel Korbrimob menggelar sejumlah kegiatan yang dikemas secara humanis. Mulai dari pendampingan spiritual, pelayanan kesehatan, cukur rambut gratis, penyediaan akses Wi-Fi, pembagian makanan siap saji, hingga penyiapan fasilitas sanitasi darurat.

Rangkaian kegiatan itu menjadi bagian dari trauma healing dan dukungan psikososial bagi warga terdampak. Kehadiran personel di tengah pengungsian diharapkan dapat mengurangi beban warga sekaligus membangun kembali semangat untuk bangkit setelah bencana.

Salah satu kegiatan berlangsung di Masjid Nurul Huda, Reo. Kombes Pol. Hasripuddin selaku Pamendal Korbrimob Polri memimpin salat Subuh berjamaah yang dilanjutkan dengan tausiah dan silaturahmi bersama tokoh agama, imam masjid, serta Ketua DKM.

Namun, masjid tersebut turut mengalami kerusakan akibat gempa sehingga belum dapat digunakan untuk salat berjamaah. Korbrimob Polri kemudian menyiapkan dukungan pembangunan masjid darurat agar warga tetap memiliki tempat yang layak untuk menjalankan ibadah selama masa pemulihan.

Pendekatan berbeda dilakukan di Camp Pengungsian Lapangan Barangkolong, Kecamatan Reo. Personel menghadirkan layanan cukur rambut gratis bagi warga. Meski sederhana, layanan tersebut menjadi ruang interaksi antara petugas dan pengungsi sekaligus menciptakan suasana yang lebih cair dan positif di tengah kondisi yang masih penuh keterbatasan.

Pada siang hari, personel SAR Korbrimob di bawah pimpinan Komandan Kompi Penugasan BKO Polda NTT AKP Roy Ronaldo Dansu membagikan makanan siap saji kepada warga di posko pengungsian.

Bantuan tersebut tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian dan dukungan moral bagi masyarakat yang masih menjalani masa pemulihan di lokasi pengungsian.

Korbrimob juga menyediakan fasilitas Wi-Fi gratis. Akses internet itu membantu warga berkomunikasi dengan keluarga dan kerabat, sekaligus memperoleh informasi terbaru mengenai situasi pascagempa.

Di bidang kesehatan, Tim Kesehatan Korbrimob memberikan pelayanan medis serta melakukan pemantauan terhadap warga yang membutuhkan penanganan lanjutan di posko pengungsian. Untuk mendukung kebersihan lingkungan, Korbrimob turut menyiapkan pembangunan toilet darurat guna memenuhi kebutuhan sanitasi masyarakat selama masa tanggap darurat.

Berbagai layanan tersebut menunjukkan bahwa penanganan pascabencana tidak berhenti pada evakuasi maupun pemenuhan kebutuhan logistik. Kehadiran petugas di tengah warga juga menjadi bagian penting dalam membantu memulihkan kondisi sosial dan psikologis masyarakat.

Melalui pendekatan yang humanis, SAR Korbrimob Polri berupaya hadir bukan sekadar sebagai petugas penanggulangan bencana, melainkan sebagai bagian dari masyarakat yang ikut mendampingi warga melewati masa sulit.

Di tengah puing-puing dan ketidakpastian pascagempa, perhatian kecil, pelayanan, dukungan spiritual, serta kehadiran personel di pengungsian diharapkan dapat menumbuhkan kembali rasa aman dan optimisme warga Manggarai untuk bangkit.* (Egi)