Dari Lomba hingga Maulid Nabi, Tiga SDN di Jatiwarna Perkuat Kebersamaan Siswa
Photo dok, HalloBekasi com
BEKASI, HaloBekasi.com — Semangat kebersamaan mewarnai rangkaian kegiatan yang digelar tiga sekolah dasar negeri di Jatiwarna, Kota Bekasi. SDN Jatiwarna 1, SDN Jatiwarna 3, dan SDN Jatiwarna 4 berkolaborasi menggelar berbagai kegiatan, mulai dari perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Hari Pramuka, hingga peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi. Sabtu (5/9/26)
Kegiatan tersebut melibatkan siswa, guru, orang tua murid, dan komite sekolah. Selain menjadi wadah bagi siswa untuk mengembangkan bakat dan berkompetisi secara sehat, rangkaian acara juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antarwarga sekolah.
Ketua panitia pelaksana, L Rizal S, mengatakan kegiatan bersama itu berawal dari inisiatif para guru dari tiga sekolah yang ingin membangun kebersamaan melalui kegiatan positif.
“Ini merupakan inisiatif teman-teman guru dari tiga sekolah. Kami tidak hanya melaksanakan kegiatan Maulid Nabi, tetapi sebelumnya juga menggelar kegiatan dalam rangka HUT Kemerdekaan dan Hari Pramuka,” ujar Rizal.
Dalam rangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan RI, sejumlah perlombaan digelar pada 10-15 Agustus 2026. Salah satunya lomba Pramuka dan Penggalang yang berlangsung pada 14 Agustus 2026.
Antusiasme siswa terlihat sepanjang pelaksanaan perlombaan. Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, panitia membagikan hadiah kepada siswa yang berhasil meraih prestasi.
“Rangkaian kegiatan ini kami rangkum dengan pembagian hadiah, termasuk hadiah lomba Pramuka dan Penggalang yang dilaksanakan 14 Agustus kemarin,” kata Rizal.

Wayang Golek Cilik
Kebersamaan tiga sekolah kemudian berlanjut dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Kegiatan mengusung tema “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW untuk Membangun Generasi Beriman, Berilmu, dan Berakhlak Mulia.”
Selain tausiah, acara juga dimeriahkan penampilan wayang golek cilik yang dibawakan Ismai Anjen, siswa kelas 4 SDN Jatiwarna 4.
Penampilan tersebut menjadi salah satu bagian yang menarik perhatian peserta. Melalui kesenian tradisional, siswa tidak hanya mendapatkan hiburan, tetapi juga diperkenalkan pada budaya lokal.
Menurut Rizal, rangkaian kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Nilai kebersamaan, kreativitas, serta pendidikan karakter menjadi bagian penting yang ingin ditanamkan kepada siswa.
Dukungan orang tua murid dan komite sekolah juga dinilai menjadi salah satu faktor penting sehingga seluruh kegiatan dapat terlaksana.
“Alhamdulillah, berkat dukungan orang tua murid dan komite sekolah, seluruh kegiatan bisa terlaksana dengan baik,” ujar Rizal.

Ia menambahkan, kegiatan lintas sekolah tersebut memberikan kesempatan kepada siswa untuk saling mengenal. Interaksi serupa juga terjalin di antara para guru.
“Yang utama adalah menjalin silaturahmi. Anak-anak bisa saling mengenal, begitu juga guru-gurunya. Mudah-mudahan kebersamaan ini terus terjaga,” katanya.
Peringatan Maulid Nabi juga diisi tausiah oleh Ustaz Qobil. Dalam ceramahnya, para siswa diajak meneladani akhlak Rasulullah SAW dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Pesan tentang keimanan, pentingnya ilmu, kedisiplinan, dan akhlak menjadi bagian yang ditekankan kepada siswa. Nilai-nilai tersebut diharapkan tidak hanya diterapkan di lingkungan sekolah, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari dan bermasyarakat. Tungkasnya
(Egi)






Komentar via Facebook