Jatimurni Unjuk Inovasi, Kreativitas PKK dan Kekompakan Warga di Lomba Sri Baduga 2026

Avatar photo

Tim Halo Bekasi - Admin

, 17 September 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Jatimurni Unjuk Inovasi, Kreativitas PKK dan Kekompakan Warga di Lomba Sri Baduga 2026

Photo dok, HalloBekasi com

Bekasi, HaloBekasi.com — Kelurahan Jatimurni, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi, menunjukkan inovasi, kreativitas, dan kekompakan masyarakat dalam penilaian Lomba Gapura Sri Baduga serta Kreasi, Kreativitas, dan Inovasi PKK 2026 yang berlangsung di wilayah RW 06, Kamis (17/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi warga Jatimurni untuk memperlihatkan berbagai potensi yang dikembangkan melalui kolaborasi antara pemerintah kelurahan, TP PKK, kader, dan masyarakat.

Penilaian tidak hanya berfokus pada tampilan lingkungan dan gapura, tetapi juga melihat berbagai inovasi yang lahir dari pemberdayaan masyarakat. Sejumlah titik inovasi turut diperkenalkan dalam kegiatan tersebut, antara lain KWT Mahakarya, program Raja Telur, serta Rumah Pendidikan dan Keterampilan.

Lurah Jatimurni Moch Adhie menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga, kader PKK, jajaran Pemerintah Kota Bekasi, serta tim juri yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan.

"Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan hari ini dapat terlaksana dengan baik. Ini adalah perjuangan bersama masyarakat Jatimurni, ibu-ibu kader, dan seluruh unsur yang telah bekerja keras," ujarnya.

Menurutnya, berbagai inovasi yang ditampilkan merupakan bagian dari upaya Kelurahan Jatimurni dalam mendorong masyarakat agar tidak hanya menjaga lingkungan, tetapi juga mampu menciptakan kegiatan produktif dan bermanfaat.

Dukungan pemerintah daerah juga dinilai menjadi bagian penting dalam mengembangkan berbagai potensi tersebut. Karena itu, apresiasi disampaikan kepada Wali Kota Bekasi dan Wakil Wali Kota Bekasi atas perhatian serta dukungan terhadap program pemberdayaan masyarakat.

Ia berharap semangat kebersamaan yang terbangun selama persiapan hingga pelaksanaan penilaian dapat terus dipertahankan setelah lomba selesai.

"Kalau nantinya Jatimurni kembali dipercaya untuk mewakili Kota Bekasi ke tingkat provinsi, insyaallah kami siap. Kuncinya adalah kader yang tangguh dan masyarakat yang rukun," katanya.

Bagi warga Jatimurni, lomba tersebut bukan sekadar ajang penilaian. Kegiatan ini menjadi ruang untuk menunjukkan bahwa gotong royong, kreativitas, dan inovasi dapat berjalan beriringan dalam membangun lingkungan.

Dengan berbagai potensi yang dimiliki, Jatimurni berupaya menjadikan pemberdayaan masyarakat sebagai gerakan bersama, bukan hanya untuk meraih prestasi dalam perlombaan, tetapi juga menciptakan lingkungan yang aktif, produktif, dan semakin solid. (Eg@)