Bukan Sekadar Gapura, RW 016 Jatirangga Unjuk Inovasi Warga hingga Teknologi Pengolah Sampah

Avatar photo

Tim Halo Bekasi - Admin

, 18 September 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Bukan Sekadar Gapura, RW 016 Jatirangga Unjuk Inovasi Warga hingga Teknologi Pengolah Sampah

Photo dok, HalloBekasi com

BEKASI, HaloBekasi.com — Penilaian Anugerah Gapura Sri Baduga Tingkat Kota Bekasi 2026 di RW 016, Kelurahan Jatirangga, Kecamatan Jatisampurna, Kamis (17/9/2026), tak sekadar menampilkan keindahan lingkungan.

Di balik penataan kawasan, warga RW 016 menunjukkan berbagai inovasi yang menggabungkan ketahanan pangan, kepedulian lingkungan, pemberdayaan keluarga hingga pemanfaatan teknologi.

Kawasan Taman Hati PKK menjadi salah satu titik yang mendapat perhatian dalam peninjauan lapangan. Di lokasi tersebut, warga mengembangkan kolam budidaya ikan, tanaman obat keluarga (TOGA), vertical garden, serta hidroponik.

Terdapat delapan kolam besar yang dimanfaatkan untuk budidaya ikan nila dan lele. Sementara lahan hidroponik ditanami berbagai sayuran, seperti kangkung, bayam dan pakcoy.

Dalam kegiatan peninjauan, sebagian hasil hidroponik bahkan dipanen langsung oleh unsur pemerintah dan TP PKK Kota Bekasi.

Ketua RW 016 Nuraina mengatakan seluruh program tersebut merupakan hasil kolaborasi dan gotong royong warga.

"Kami memberikan gambaran bagaimana pemberdayaan masyarakat bisa dilakukan dalam satu kawasan, mulai dari kolam ikan, TOGA, vertical garden hingga hidroponik," ujar Nuraina.

Namun, inovasi yang menjadi salah satu unggulan RW 016 adalah pengolahan sampah organik.

Sampah rumah tangga yang dikumpulkan dari lingkungan permukiman tidak langsung dibuang, tetapi diolah menjadi pupuk cair dan pupuk padat. Upaya tersebut sekaligus menjadi langkah warga mengurangi volume sampah sekaligus menghasilkan produk yang bermanfaat.

"Inovasi terbesar kami adalah pengolahan sampah organik. Sampah dari lingkungan ini kami olah menjadi pupuk cair maupun pupuk padat," kata Nuraina.

Teknologi Karya Anak SMK

Ketua TP PKK Kota Bekasi Wiwik Hargono yang hadir dalam peninjauan memberikan perhatian khusus terhadap inovasi berbasis teknologi yang ditampilkan di wilayah Jatirangga.

Menurut Wiwik, inovasi tersebut menarik karena melibatkan karya anak-anak SMK di Kota Bekasi dan berpotensi dikembangkan mulai dari lingkungan terkecil.

"Saya mengapresiasi sekali karena dari banyaknya wilayah yang saya datangi, baru di Kelurahan Jatirangga ini saya melihat inovasi secara teknologi yang luar biasa," ujar Wiwik.

Ia mengatakan teknologi tersebut menjadi contoh keterlibatan generasi muda dalam menjawab persoalan lingkungan di masyarakat.

Wiwik berharap pemanfaatan teknologi dapat terus dikembangkan, termasuk untuk membantu mengatasi persoalan sampah yang dimulai dari tingkat RW.

"Ini juga merupakan karya anak bangsa, anak-anak SMK yang ada di Kota Bekasi. Mudah-mudahan masalah kita selama ini bisa diatasi mulai dari tingkat paling rendah, yaitu RW, karena memang ada alatnya yang juga terjangkau," katanya.

Wiwik juga mengapresiasi semangat kader PKK dan dukungan pemerintah kecamatan serta kelurahan dalam mempersiapkan penilaian.

"Alhamdulillah, ibu-ibunya luar biasa semangat. Persiapannya juga terlihat matang. Support dari kecamatan dan kelurahan juga mendukung," ujar Wiwik.

Ia menegaskan penentuan hasil penilaian akan dilakukan oleh tim juri secara objektif terhadap seluruh wilayah yang mengikuti kegiatan.

Hasil penilaian rencananya akan diumumkan pada 30 September 2026 dalam rangkaian kegiatan HKG dan Hari Keluarga tingkat Kota Bekasi.

Inovasi Tak Berhenti di Perlombaan

Camat Jatisampurna Nata Wirya mengatakan seluruh rangkaian peninjauan lapangan berjalan lancar. Ia mengapresiasi persiapan Kelurahan Jatirangga bersama RW 016.

"Alhamdulillah semuanya berjalan lancar. Tinggal menunggu hasil penilaian dari tim juri," kata Nata.

Menurut Nata, inovasi menjadi salah satu aspek penting yang ditampilkan masyarakat Jatirangga.

Selain RW 016, inovasi juga dikembangkan di sejumlah wilayah lainnya. Di RW 003 terdapat Posyantek yang mengembangkan budidaya ikan lele dan pembuatan probiotik untuk mengolah limbah IPAL industri. Sementara RW 002 memiliki gerakan 1.000 perak sebagai bentuk partisipasi masyarakat.

Khusus RW 016, pengembangan ketahanan pangan dilakukan melalui budidaya ikan dan hidroponik, sementara persoalan sampah dijawab melalui pengolahan sampah organik.

Tim penilai juga mengunjungi Rumah Dilan yang dimanfaatkan sebagai rumah pendidikan dan keterampilan masyarakat. Berbagai kegiatan pemberdayaan dilakukan di tempat tersebut, termasuk produksi minuman tradisional kunyit asam serta penyediaan nasi kotak untuk kegiatan warga.

Selain itu, Rumah Sehat turut menjadi bagian yang ditinjau dalam rangkaian penilaian.

"Kami sebagai pemerintah kecamatan sangat mengapresiasi apa yang sudah disiapkan Kelurahan maupun RW 016. Apa yang dipaparkan saat penilaian ternyata memang ada dan berjalan di lapangan," ujar Nata.

 

 

Semangat Gotong Royong Warga

Lurah Jatirangga Iban turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga dan pihak yang terlibat dalam persiapan penilaian.

Menurutnya, semangat RW 016 dalam mempersiapkan berbagai inovasi menjadi bukti kuatnya kolaborasi masyarakat dengan pemerintah.

"Kami sangat mendukung. RW 016 begitu semangat. Saya juga mengucapkan banyak terima kasih kepada rekan-rekan yang telah membantu pelaksanaan kegiatan lomba tingkat Kota Bekasi ini," kata Iban.

Bagi RW 016 Jatirangga, Anugerah Gapura Sri Baduga dan Kreasi PKK bukan hanya tentang kompetisi.

Lebih dari itu, ajang tersebut menjadi ruang untuk memperlihatkan hasil kerja bersama warga dalam menciptakan lingkungan yang tertata, produktif dan mandiri.

Dari kolam ikan hingga hidroponik, dari pengolahan sampah hingga teknologi karya generasi muda, seluruhnya menjadi bagian dari upaya warga membangun lingkungan yang tidak hanya indah dipandang, tetapi juga memberikan manfaat nyata.

Semangat tersebut diharapkan tidak berhenti setelah penilaian selesai. Sebab, bagi warga RW 016, inovasi yang dibangun melalui gotong royong merupakan bagian dari kehidupan masyarakat sehari-hari. (Eg@)