1.150 Karyawan BUMN-BUMS Ikuti Latsarmil Komcad, Semangat Bela Negara Menggema di Cimahi
Sebanyak 1.150 peserta yang berasal dari berbagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Badan Usaha Milik Swasta (BUMS) dari seluruh Indonesia
CIMAHI, HaloBekasi.com - Sebanyak 1.150 peserta yang berasal dari berbagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Badan Usaha Milik Swasta (BUMS) dari seluruh Indonesia mengikuti Latihan Dasar Militer (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad) di Lapangan Soegiri, Pusdikpom Puspomad, Cimahi, Jawa Barat, Senin (21/9/2026).
Pembukaan Latsarmil Komcad tersebut dipimpin langsung Kepala Badan Cadangan Nasional Kementerian Pertahanan Letjen TNI Gabriel Lema. Kegiatan itu turut dihadiri para orang tua peserta, Pangdam III/Siliwangi, serta Waaster Kasad.
Dalam kesempatan tersebut, Letjen TNI Gabriel Lema menyampaikan apresiasi terhadap antusiasme dan kesiapan para peserta yang secara sukarela mengikuti proses pembentukan Komcad.
Menurutnya, keikutsertaan para peserta tidak sekadar menjadi bagian dari pendidikan militer, tetapi juga mencerminkan kepedulian serta semangat untuk ikut menjaga bangsa dan negara.
“Saya atas nama Menteri Pertahanan Syafri Syamsudin merasa bangga melihat semangat yang kalian tunjukkan. Semangat bela bangsa dan bela tanah air yang kalian miliki,” ujar Gabriel.
Ia menegaskan, semangat tersebut menjadi modal penting dalam membangun kesadaran bela negara di tengah masyarakat. Para peserta diharapkan mampu menjalani seluruh rangkaian latihan dengan penuh disiplin dan tanggung jawab.
Sesuai ketentuan, sebanyak 1.150 peserta tersebut akan menjalani Latsarmil selama enam minggu. Mereka akan ditempa melalui berbagai materi dasar kemiliteran untuk membangun kedisiplinan, ketahanan fisik, mental, serta kemampuan dasar sebagai bagian dari Komcad.
Sejumlah materi yang diberikan meliputi latihan menembak, baris-berbaris, Peraturan Penghormatan Militer (PPM), teknik tempur dasar, hingga ilmu medan.
Tak hanya kemampuan fisik dan keterampilan militer, peserta juga mendapatkan pembinaan mental rohani serta pembinaan mental ideologi. Materi tersebut menjadi bagian penting dalam membentuk karakter dan sikap peserta selama menjalani pendidikan.
Dengan dimulainya Latsarmil ini, para peserta dari berbagai latar belakang pekerjaan tersebut untuk sementara meninggalkan rutinitas profesinya dan menjalani kehidupan dengan pola pendidikan militer yang menekankan disiplin, kekompakan, dan tanggung jawab.
Selama enam minggu ke depan, mereka akan mengikuti setiap tahapan latihan secara intensif sebelum nantinya menyelesaikan proses pendidikan sebagai bagian dari Komponen Cadangan pertahanan negara. (Eg@)







Komentar via Facebook