Dari Futsal hingga Pidato Bahasa Inggris,AIISEF 3.0 Al Ikhlas Islamic, Sport, Libatkan Puluhan Sekolah
Para siswa mengikuti kompetisi futsal, ISAVE 3.0
BEKASI,HaloBekasi.com — Puluhan sekolah di Kota Bekasi dan wilayah sekitarnya ambil bagian dalam
AIISEF 3.0 Al Ikhlas Islamic, Sport, & English Festival. yang digelar Islamic Boarding School (IBS) Al-Ikhlas Pondok Melati, Kota Bekasi. Sabtu/Minggu ,(4-5 /10/26).
Ajang tahunan tersebut memadukan kompetisi olahraga, keislaman, dan bahasa Inggris sebagai ruang bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan sekaligus mengukur prestasi mereka di luar kegiatan pembelajaran di kelas.
Kepala SMP IBS Al-Ikhlas Jatimurni kec, Pondok Melati, Yosep Nur Hidayat, mengatakan rangkaian ISAVE 3.0 diawali dengan kompetisi futsal yang berlangsung pada Sabtu-Minggu, 3-4 Oktober 2026. Lebih dari 25 tim sekolah mengikuti kompetisi tersebut.

“Tujuannya pertama untuk menyambung silaturahmi antara sekolah-sekolah di sekitar IBS Al-Ikhlas. Kedua, untuk memotivasi anak-anak agar berprestasi,” kata Yosep.
Setelah kompetisi futsal, ISAVE 3.0 dilanjutkan dengan lomba keislaman dan bahasa Inggris untuk tingkat sekolah dasar pada 7-8 Oktober 2026. Sementara perlombaan tingkat taman kanak-kanak dijadwalkan berlangsung pada November mendatang.
Pada kategori bahasa Inggris tingkat SD, peserta akan berkompetisi dalam spelling bee, storytelling, English speech, dan English Olympiad. Sementara pada kategori keislaman terdapat Musabaqah Hifzhil Qur'an (MHQ), Pildacil, dan Lomba Cerdas Cermat Pendidikan Agama Islam (LCC PAI).
Untuk tingkat TK, panitia menyiapkan sejumlah perlombaan seperti ketangkasan, spelling, serta hafalan surat-surat pendek. Adapun untuk tingkat SMP, salah satu cabang yang disiapkan adalah tari Saman.

Menurut Yosep, ISAVE terus mengalami perkembangan sejak pertama kali digelar. Peserta tidak hanya berasal dari sekolah-sekolah di Kota Bekasi, tetapi juga sejumlah sekolah dari wilayah Bogor yang berada di sekitar perbatasan dengan Kota Bekasi.
Dalam pelaksanaannya, jumlah peserta secara keseluruhan dapat mencapai lebih dari 500 siswa dengan partisipasi lebih dari 50 sekolah untuk jenjang SD dan TK.
Yosep mengatakan tingginya antusiasme peserta membuat ISAVE direncanakan terus digelar setiap tahun. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan tersebut diharapkan menjadi sarana bagi sekolah untuk memperluas jejaring dan memberikan ruang kepada siswa menunjukkan kemampuan di berbagai bidang.
Ke depan, IBS Al-Ikhlas juga berencana mengembangkan ISAVE agar memiliki sistem kurasi prestasi yang lebih terstruktur. Salah satu targetnya ialah mengupayakan agar ajang tersebut dapat terkurasi oleh Pusat Prestasi Nasional.
“Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi ikon IBS Al-Ikhlas. Dari sini kami juga ingin terus memotivasi sekolah dan siswa untuk berprestasi, khususnya di bidang keislaman dan bahasa Inggris,” ujar Yosep.
Ia berharap ISAVE nantinya dapat menjadi ajang yang memiliki pengakuan lebih luas sehingga prestasi yang diraih siswa dapat dimanfaatkan sebagai bagian dari rekam prestasi ketika melanjutkan pendidikan melalui jalur prestasi. (Eg@)







Komentar via Facebook