Inovasi Warga Jadi Modal Jaticempaka Hadapi Penilaian Gapura Sri Baduga dan Kreasi PKK

Avatar photo

Tim Halo Bekasi - Admin

, 24 September 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Inovasi Warga Jadi Modal Jaticempaka Hadapi Penilaian Gapura Sri Baduga dan Kreasi PKK

Photo dok, HalloBekasi com

BEKASI,HaloBekasi.com– Kelurahan Jaticempaka, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, mengandalkan berbagai inovasi berbasis masyarakat untuk menghadapi penilaian Anugerah Gapura Sri Baduga dan Lomba Kreatif, Inovatif dan Kolaborasi (Kreasi) TP PKK Kota Bekasi 2026. Sejumlah program unggulan di empat RW disiapkan untuk menunjukkan potensi lingkungan, ketahanan pangan, pengelolaan sampah, budaya hingga pemberdayaan masyarakat.

Lurah Jaticempaka Edi Djuanidi mengatakan penilaian lapangan difokuskan pada RW 3, RW 4, RW 6 dan RW 11. Masing-masing wilayah memiliki program unggulan yang menjadi bagian dari persiapan Jaticempaka setelah mendapatkan amanah dari Kecamatan Pondok Gede untuk mewakili kecamatan pada tingkat Kota Bekasi.

“Dari dua lomba tersebut kita terfokus di RW 3, RW 6, RW 11 dan RW 4. Masing-masing memiliki potensi yang menjadi bagian dari penilaian,” kata Edi.

     Edi,Djunaedi Lurah jaticempaka.

Di RW 4, potensi yang ditampilkan berkaitan dengan pengembangan wisata lokal serta konservasi tanaman dan hewan. Program tersebut menjadi bagian dari upaya warga dalam memanfaatkan potensi lingkungan sekaligus memperkuat keterlibatan masyarakat dalam menjaga kawasan.

Sementara itu, RW 11 menjadi salah satu kawasan yang menampilkan berbagai program secara terpadu. Di lokasi tersebut terdapat rumah sehat, kebun Kelompok Wanita Tani (KWT), program ketahanan pangan serta Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R).

TPS 3R menjadi salah satu program yang mendapat perhatian dalam peninjauan lapangan karena telah berjalan sejak 2022. Edi mengatakan keberadaan TPS 3R memberikan dampak positif terhadap lingkungan dan masyarakat melalui pengelolaan sampah berbasis wilayah.

“TPS 3R ini mulai berjalan sejak 2022 dan sampai sekarang masih memberikan dampak yang bagus bagi masyarakat. Sampah yang dikelola melalui RW kemudian diproses di TPS 3R,” ujarnya.

Menurut dia, pola pengelolaan tersebut juga membantu mengurangi beban pelayanan persampahan karena sebagian pengelolaan dilakukan secara mandiri melalui lingkungan. Saat ini, sekitar 30 persen pengelolaan ditangani melalui TPS 3R, sedangkan 70 persen lainnya masih mendapat dukungan dari Dinas Lingkungan Hidup.

Adapun RW 6 mengandalkan Griya Seni sebagai salah satu potensi unggulan. Fasilitas tersebut menjadi ruang kegiatan kerajinan, pelatihan, pojok baca, serta pengembangan budaya masyarakat sehingga tidak hanya berfungsi sebagai tempat aktivitas warga, tetapi juga menjadi ruang pemberdayaan.

Edi menegaskan seluruh persiapan dilakukan melalui kolaborasi antara kelurahan, pengurus RW, LPM, BKM, operator serta berbagai pemangku kepentingan. Kolaborasi tersebut dinilai penting agar seluruh potensi masyarakat dapat ditampilkan secara maksimal dalam penilaian tingkat kota.

“Ketika Jaticempaka mendapatkan amanah dari Kecamatan Pondok Gede untuk mewakili di tingkat kota, kami bersama tim dan seluruh stakeholder yang melekat dengan kelurahan mempersiapkan segala sesuatunya secara maksimal,” katanya.

Selain mengikuti perlombaan, Kelurahan Jaticempaka juga menyiapkan kegiatan Semarak Jaticempaka sebagai ruang untuk memperkuat harmonisasi antara masyarakat, lembaga kemasyarakatan dan stakeholder. Sejumlah kegiatan direncanakan, mulai dari lomba bank sampah, bulu tangkis hingga video kreasi yang mengangkat potensi wilayah.

Edi berharap seluruh program tersebut tidak berhenti pada momentum perlombaan, tetapi dapat terus berkembang menjadi kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Ia juga berharap kolaborasi yang telah terbangun dapat menjadi kekuatan Jaticempaka dalam menghadapi penilaian.

“Ini adalah hasil kerja bersama untuk memberikan yang terbaik. Harapan kita semua, Kelurahan Jaticempaka bisa memberikan yang terbaik di Kota Bekasi dengan target juara satu,” ujar Edi.

(Editor Eg@)