Tri Adhianto Potong Kabel Semrawut, Bekasi Targetkan Jaringan Utilitas Bawah Tanah Tuntas Tiga Tahun

Avatar photo

Tim Halo Bekasi - Admin

, 30 September 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Tri Adhianto Potong Kabel Semrawut, Bekasi Targetkan Jaringan Utilitas Bawah Tanah Tuntas Tiga Tahun

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto bahkan turun langsung ke lapangan dengan menaiki skylift untuk memotong kabel udara yang melintang di kawasan RS Bella hingga Pasar Baru Bekasi, Rabu (30/9/2026).

BEKASI, HaloBekasi.com — Pemerintah Kota Bekasi menargetkan penataan jaringan kabel utilitas udara di seluruh ruas jalan arteri utama rampung dalam tiga tahun. Penertiban dilakukan untuk mengurangi kesemrawutan kabel fiber optik sekaligus meningkatkan keamanan dan estetika ruang kota.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto bahkan turun langsung ke lapangan dengan menaiki skylift untuk memotong kabel udara yang melintang di kawasan RS Bella hingga Pasar Baru Bekasi, Rabu (30/9/2026).

Tri mengatakan penataan kabel menjadi kebutuhan mendesak karena dalam satu ruas jalan dapat ditemukan belasan hingga puluhan kabel optik yang membentang tidak beraturan. Kondisi tersebut dinilai tidak hanya mengganggu wajah kota, tetapi juga berisiko terhadap keselamatan pengguna jalan.

“Dalam satu ruas jalan ada yang hampir 17 bahkan sampai 40 kabel. Situasi ini membuat kota kurang nyaman dan berpotensi memicu kecelakaan,” kata Tri.

Menurut dia, sejumlah kasus kabel yang menjuntai bahkan telah mengganggu pengendara sepeda motor dan pejalan kaki. Karena itu, Pemerintah Kota Bekasi mendorong seluruh jaringan utilitas secara bertahap dipindahkan ke sistem ducting bawah tanah.

Penataan tersebut dilaksanakan melalui BUMD PT Mitra Patriot (PTMP), dengan prioritas awal pada jaringan jalan arteri utama. Setelah ruas utama ditata, program akan dilanjutkan ke jalan kolektor hingga jalan lokal.

Sistem ducting yang dibangun dirancang mampu menampung hingga 40 saluran kabel optik. Dengan sistem tersebut, kebutuhan jaringan internet berkecepatan tinggi tetap dapat berjalan tanpa membuat ruang udara dan ruas jalan dipenuhi kabel yang saling bertumpuk.

Pengerjaan penataan jaringan bawah tanah telah dimulai dari kawasan Bekasi Timur dan kini berlanjut di Jalan Ir. H. Juanda. Tahap berikutnya diarahkan ke Jalan Ratna dengan target penataan awal sepanjang 3,5 kilometer, sebelum dilanjutkan menuju kawasan Perumnas 3 hingga Bulak Kapal.

Tri juga meminta masyarakat ikut mengawasi aktivitas penggalian jaringan utilitas di lingkungannya. Ia menegaskan, setiap pekerjaan resmi yang mengantongi izin Pemerintah Kota Bekasi harus memiliki identitas serta label PT Mitra Patriot.

“Jika ada penggalian kabel di luar PTMP, berarti itu tidak resmi dan tidak ada izinnya. Masyarakat berhak menegur secara santun atau melaporkannya kepada jajaran Pemkot Bekasi melalui kelurahan maupun kecamatan,” ujarnya.

Melalui penataan tersebut, Pemkot Bekasi menargetkan wajah jalan kota menjadi lebih tertib, aman, dan nyaman, sekaligus memastikan pembangunan infrastruktur digital berjalan tanpa mengorbankan keselamatan dan kualitas ruang publik. (Eg@)