Darkam Suryadi Kembali Pimpin Karang Taruna Kota Bekasi, Pemuda Didorong Jadi Penggerak Pembangunan

Avatar photo

Tim Halo Bekasi - Admin

, 31 Oktober 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Darkam Suryadi Kembali Pimpin Karang Taruna Kota Bekasi, Pemuda Didorong Jadi Penggerak Pembangunan

Dok, HaloBekasi. Com

Bekasi, HaloBekasi.com – H. Darkam Suryadi kembali dipercaya menakhodai Karang Taruna Kota Bekasi periode 2026–2031. Kepengurusan baru dilantik pada Jumat malam (30/10/2026) di Plaza Patriot Candrabhaga, dengan membawa misi memperkuat peran pemuda dalam menjawab persoalan sosial sekaligus menjadi penggerak pembangunan di Kota Bekasi.

Pelantikan tersebut dirangkaikan dengan Bulan Bakti Karang Taruna Tingkat Kota Bekasi Tahun 2026. Hadir dalam kegiatan itu Wali Kota Bekasi, Ketua Karang Taruna Provinsi Jawa Barat Ahmad Taufik, Ketua DPRD Kota Bekasi Sardi Effendi, jajaran pengurus Karang Taruna, serta sejumlah tamu undangan.

Wali Kota Bekasi meminta kepengurusan Karang Taruna yang baru tidak sekadar menjalankan roda organisasi, tetapi mampu membangun program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Karang Taruna, menurutnya, memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah daerah, terutama dalam penanganan persoalan kesejahteraan sosial, pemberdayaan generasi muda, penguatan ekonomi masyarakat, hingga pembangunan di tingkat lingkungan.

“Karang Taruna merupakan pengabdian nyata yang menunjukkan kehadiran pemuda saat masyarakat benar-benar membutuhkan. Karang Taruna juga menjadi mitra strategis pemerintah dalam akselerasi kesejahteraan sosial dan pembangunan daerah,” ungkap Wali Kota.

Ia berharap kepemimpinan H. Darkam Suryadi bersama jajaran pengurus periode 2026–2031 mampu memperkuat solidaritas, kebersamaan, dan semangat gotong royong serta membangun sinergi dengan pemerintah hingga tingkat wilayah.

Pemkot Siapkan Dukungan Pemberdayaan Pemuda

Pemerintah Kota Bekasi, lanjut Wali Kota, berkomitmen memperkuat kelembagaan Karang Taruna agar organisasi kepemudaan tersebut memiliki ruang lebih besar dalam menjalankan program pemberdayaan masyarakat.

Salah satu dukungan yang disampaikan berkaitan dengan Dana Lingkar Keren. Pada 2028, anggaran Dana Lingkar Keren direncanakan bertambah sebesar Rp150 juta untuk mendukung kebutuhan Karang Taruna sebagai bagian dari kontribusi kepemudaan di wilayah.

Dukungan tersebut diharapkan mampu mendorong Karang Taruna melahirkan kegiatan yang lebih produktif dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Program itu dapat diwujudkan melalui kegiatan sosial, pelayanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi lokal, pengembangan kreativitas pemuda, hingga penciptaan ruang yang inklusif bagi masyarakat.

Wali Kota juga mengingatkan bahwa pemuda saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Selain persoalan sosial, generasi muda harus mampu menangkap peluang bonus demografi sekaligus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan era digital.

Karena itu, Karang Taruna diharapkan menjadi ruang lahirnya anak-anak muda yang kreatif, produktif, inovatif, dan memiliki kepedulian sosial.

Momentum Sumpah Pemuda

Pelantikan kepengurusan Karang Taruna Kota Bekasi tahun ini berlangsung berdekatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 pada 28 Oktober 2026.

Mengusung semangat “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”, Wali Kota mengajak generasi muda Kota Bekasi menerjemahkan nilai Sumpah Pemuda melalui aksi nyata di tengah masyarakat.

Semangat patriotik, kata dia, harus diwujudkan melalui pengabdian kepada daerah. Sikap gigih ditunjukkan dengan kemauan terus belajar, bekerja, dan berinovasi. Sementara empati diwujudkan melalui kepedulian terhadap warga yang membutuhkan.

Bulan Bakti Karang Taruna juga diharapkan menjadi ruang bagi pemuda untuk mengembangkan kepemimpinan, kreativitas, serta kemampuan menyusun program yang mampu menjawab persoalan di lingkungan masing-masing.

Dengan kepengurusan baru di bawah kepemimpinan H. Darkam Suryadi, Karang Taruna Kota Bekasi diharapkan tidak hanya kuat secara organisasi, tetapi semakin hadir di tengah masyarakat sebagai kekuatan sosial dan motor pemberdayaan generasi muda.

Sinergi antara pemerintah, Karang Taruna, dan masyarakat pun diharapkan mampu melahirkan berbagai solusi konkret atas persoalan sosial sekaligus mempercepat pembangunan Kota Bekasi selama periode 2026–2031.* (Eg@)