Taman Bhineka Diresmikan, Tri Adhianto Tekankan Gotong Royong dan Tanggung Jawab Warga Merawat Ruang Publik

Avatar photo

Tim Halo Bekasi - Admin

, 24 Oktober 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Taman Bhineka Diresmikan, Tri Adhianto Tekankan Gotong Royong dan Tanggung Jawab Warga Merawat Ruang Publik

Dok, HaloBekasi. Com

Bekasi, HaloBekasi.com – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto meresmikan Taman Bhineka di Perumahan Mandosi Permai RW 07, Kelurahan Jatiluhur, Kota Bekasi, Sabtu (24/10/2026). Taman yang dibangun sebagai ruang publik dan ruang terbuka hijau itu diharapkan menjadi pusat interaksi warga sekaligus memperkuat kepedulian masyarakat dalam menjaga lingkungan melalui semangat gotong royong.

Dalam peresmian tersebut, Tri menegaskan bahwa pembangunan fasilitas publik tidak boleh berhenti setelah infrastruktur selesai dikerjakan. Menurut dia, keberhasilan pembangunan juga ditentukan oleh kemampuan masyarakat dalam menjaga dan merawat fasilitas tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Jangan hanya pintar membangun, tetapi juga harus pintar merawatnya,” tegas Tri.

Tri mengatakan, Taman Bhineka merupakan bagian dari upaya menata lahan yang sebelumnya kurang terurus menjadi ruang yang lebih produktif dan bermanfaat. Selain sebagai ruang terbuka hijau, taman tersebut dapat dimanfaatkan sebagai tempat bermain anak, berinteraksi, hingga bermusyawarah bagi warga maupun pengurus RT dan RW.

Untuk mendukung aktivitas masyarakat, Pemerintah Kota Bekasi juga berencana menambah fasilitas penerangan di kawasan taman.

“Akan ditambahkan lampu penerangan pada malam hari agar warga yang ingin berinteraksi atau mengadakan rapat pengurus RW dan RT bisa lebih nyaman,” ujar Tri.

Ia mengingatkan masyarakat agar tidak bersikap apatis terhadap keberadaan fasilitas umum. Kebersihan, kerapian, keamanan, dan ketertiban taman, kata dia, membutuhkan keterlibatan warga secara bersama-sama.

“Perlu kepedulian kita bersama. Jangan sampai setelah dibangun, fasilitas ini justru tidak terawat. Taman ini harus dijaga bersama agar tetap bersih, rapi, dan tertata,” katanya.

Menurut Tri, keberadaan Taman Bhineka juga dapat menjadi ruang demokratis bagi masyarakat untuk berkumpul, bertukar gagasan, berbagi pengalaman, serta membangun komunikasi yang lebih baik antarwarga. Ruang publik yang terawat dinilai dapat memperkuat hubungan sosial di tengah lingkungan permukiman.

Tri juga mendorong setiap rencana pembangunan di tingkat lingkungan dibahas melalui rembuk warga dengan melibatkan RT dan RW. Kebutuhan masyarakat, mulai dari penataan lingkungan, kebersihan hingga keamanan, perlu dirumuskan bersama agar program pembangunan sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi warga.

Dalam kesempatan tersebut, turut disampaikan rencana dukungan anggaran BKM dan LPM sebesar Rp650 juta pada tahun mendatang, dengan peluang peningkatan menjadi Rp800 juta pada 2028. Dukungan untuk program Lingkar Keren juga diharapkan dapat mencapai Rp150 juta pada 2028. Besaran dan realisasi anggaran tersebut tetap mengikuti proses perencanaan serta ketentuan yang berlaku.

Peresmian Taman Bhineka menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Bekasi mendorong kolaborasi pemerintah dan masyarakat dalam menciptakan kawasan permukiman yang bersih, sehat, nyaman, dan berkelanjutan.

Tri berharap warga Mandosi Permai dapat menjadikan taman tersebut bukan hanya sebagai fasilitas lingkungan, tetapi juga sebagai ruang bersama yang mampu memperkuat kebersamaan. Ia menekankan bahwa pembangunan akan memberikan manfaat maksimal apabila diikuti kesadaran masyarakat untuk menjaga, merawat, dan memanfaatkannya secara bertanggung jawab.

(Eg@)