Al-Ishlah Jatiranggon Soccer school membangun Fondasi Sepak Bola Sejak Dini, Bidik Lahirnya Pemain Berprestasi
Dok, HaloBekasi. Com
BEKASI, HaloBekasi.com — Mencetak pesepakbola berprestasi membutuhkan proses panjang dan pembinaan yang konsisten sejak usia dini. Komitmen tersebut menjadi landasan Sekolah Sepak Bola (SSB) Al-Ihslah dalam mengembangkan potensi anak-anak agar mampu bersaing dan meniti karier di dunia sepak bola. Senin (2/11/ 26)
SSB Al-Ihslah secara konsisten memberikan pembinaan kepada anak-anak mulai usia 7 hingga 12 tahun. Tidak sekadar mengajarkan teknik bermain, pembinaan juga diarahkan untuk membentuk mental, kedisiplinan, serta kecintaan terhadap olahraga sepak bola.
Salah satu perwakilan tim pelatih SSB Al-Ihslah coach, Eko mengatakan, program pembinaan dirancang berdasarkan tahapan perkembangan dan kelompok usia pemain. Untuk kelompok usia 7–8 tahun, materi latihan lebih menitikberatkan pada pengenalan permainan melalui pendekatan yang menyenangkan.
"Untuk anak-anak usia 7 sampai 8 tahun, kami lebih mengutamakan fase kegembiraan dalam bermain. Materinya meliputi dribbling, passing, dan control. Kami tidak bisa memaksakan mereka untuk langsung menendang bola dengan keras. Yang terpenting, mereka memahami dasar-dasar sepak bola," ungkapnya. Kepada HaloBekasi.com.
Sementara itu, pemain kelompok usia 9 hingga 12 tahun mendapatkan materi latihan yang lebih berkembang, disesuaikan dengan kemampuan dan kebutuhan masing-masing kelompok. Penerapan kurikulum pembinaan sepak bola menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas permainan secara bertahap.
Dalam mengasah kemampuan pemain, SSB Al-Ihslah juga aktif mengikuti kompetisi Liga Askot Kota Bekasi, berbagai turnamen, serta pertandingan persahabatan. Kesempatan bertanding tersebut menjadi sarana evaluasi sekaligus memberikan pengalaman kompetitif bagi para pemain muda.
Dukungan fasilitas turut menjadi perhatian pengelola. SSB Al-Ihslah telah memiliki lapangan serta sarana dan prasarana latihan yang memadai, termasuk perlengkapan penunjang kegiatan sepak bola.
Dari sisi sumber daya manusia, pembinaan diperkuat oleh pelatih yang memiliki lisensi kepelatihan sesuai standar PSSI dan asosiasi sepak bola terkait. Hal ini menjadi salah satu modal penting dalam menjaga kualitas program latihan.
Tak berhenti pada pengembangan teknik dan kemampuan bermain, pengelola SSB Al-Ihslah juga merencanakan peningkatan kualitas pembinaan melalui keterlibatan ahli gizi. Program tersebut nantinya memberikan pemahaman mengenai kebutuhan nutrisi atlet usia dini, tidak hanya kepada pemain, tetapi juga kepada orang tua.
Selain itu, pendampingan terapi dan penanganan cedera juga masuk dalam rencana pengembangan. Pengelola ingin memastikan setiap pemain mendapatkan perhatian terhadap kondisi fisik dan keselamatan selama menjalani latihan.
Mengantisipasi perubahan cuaca, pengelola juga menyiapkan alternatif lapangan indoor sebagai tempat latihan pengganti ketika hujan deras maupun terjadi petir. Dengan demikian, kegiatan latihan tetap dapat berjalan tanpa mengabaikan keselamatan anak-anak.
SSB Al-Ihslah turut membuka kesempatan bagi anak-anak yang berminat mengembangkan kemampuan sepak bola. Calon pemain, khususnya siswa sekolah dasar, dapat mengikuti masa percobaan atau trial hingga empat kali pertemuan sebelum bergabung secara resmi.
Untuk biaya, pendaftaran ditetapkan sebesar Rp250.000, sedangkan kontribusi latihan sebesar Rp10.000 setiap kedatangan. Latihan rutin dilaksanakan tiga kali dalam sepekan, yakni setiap Senin, Rabu, dan Jumat pukul 15.30–17.30 WIB.
Hasil pembinaan tersebut mulai menunjukkan perkembangan. Sejumlah pemain yang telah memasuki kelompok usia lebih tinggi disebut mulai mendapatkan kesempatan melanjutkan pembinaan ke klub atau SSB lain yang memiliki jenjang kompetisi lebih tinggi. Beberapa di antaranya bahkan telah memperoleh kesempatan di lingkungan pembinaan menuju Porda dan EPA.
Pengelola berharap, keberadaan SSB Al-Islah dapat menjadi wadah lahirnya pesepak bola muda potensial yang mampu melanjutkan karier hingga tingkat profesional.
"Harapan kami, anak-anak ini ke depan bisa mendapatkan prestasi dan berkiprah di level yang lebih tinggi. Memang membutuhkan waktu dan proses, tetapi kami akan terus berkomitmen menjalankan pembinaan," tutupnya.
Melalui pembinaan berjenjang, dukungan fasilitas, peningkatan kompetensi pelatih, serta perhatian terhadap nutrisi dan keselamatan pemain, SSB Al-Ihslah berupaya membangun fondasi sepak bola usia dini sekaligus membuka jalan bagi lahirnya generasi pesepak bola berprestasi.
Informasi pendaftaran dapat menghubungi, :
sdr Robi.Tlp, 0857-7929-5619
(Eg@)








Komentar via Facebook